Technology Digital Cameras DSLR Alpha 900 memberikan gambar super jernih berkualitas tinggi.

DSLR Alpha 900 memberikan gambar super jernih berkualitas tinggi.

Alpha 900Sony Indonesia memperkenalkan kecanggihan α900 ke jajaran keluarga Digital SLR (DSLR) mereka yang telah dikenal memiliki performa tinggi. Dengan resolusi tertinggi di kelasnya, α900 dilengkapi sensor CMOS “Exmor™” ukuran 35mm full-frame 24.6-megapixel untuk sepenuhnya memanfaatkan kekuatan dan presisi tinggi lensa-lensa. Tidak hanya dapat menghasilkan gambar dengan detail yang tiada duanya, α900 juga memiliki dynamic range luas yang memungkinkan terfotonya warna-warna halus dengan nada bergradasi seperti yang dilihat oleh mata manusia. Beberapa fitur lainnya juga telah diterapkan pada α900 untuk pertama kalinya.

 

24.6-megapixel Full-frame Exmor™ CMOS Sensor, SteadyShot® INSIDE, Dual BIONZ™ Image Processing Engines

Untuk pertama kalinya, sensor gambar CMOS Exmor™ 24.6-megapixel pada α900 dirancang dari nol agar sesuai untuk imaging 35mm full-frame dan diproduksi menggunakan teknologi planarisasi Sony untuk memastikan permukaan yang super datar pada daerah penggambarannya. α900 tidak hanya menggunakan satu konverter analog/digital, tapi menggunakan lebih dari 6000 konverter analog/digital yang terpasang secara parallel dalam satu kolom pada chip untuk merubah sinyal analog menjadi sinyal digital yang tahan noise sejak awalnya. Sensitifitas ISO berjajaran antara 200-3200 dalam 1/3 langkah EV (ISO 100-6400 dapat diatur sebagai perpanjangan jajaran).

α900 juga memiliki fitur SteadyShot® INSIDE, yaitu sistem anti-getaran dalam badan kamera yang dikembangkan untuk digunakan untuk pertama kalinya pada sensor full-frame. SteadyShot® INSIDE memungkinkan photographer untuk mengambil gambar-gambar tajam dengan kecepatan shutter dari 2.5 hingga 4 stop lebih lambat dari yang mungkin digunakan biasanya meskipun memiliki sensor yang lebih besar dan lebih berat.

Sistem stabilisasi gambar optikal yang dapat menggeser sensor ini bekerja dengan semua seri lensa, termasuk lensa wide, lensa dengan fokus yang sudah fix, dan lensa dengan aperture besar, yang sebelumnya sangat susah untuk dipasangkan pada sistem stabilisasi yang terletak dalam lensa. Agar terhindar dari masuknya elemen debu yang dapat merusak kualitas gambar yang diambil, sebuah lapisan anti-debu khusus telah dipasangkan pada filter low pass untuk menghindari tertariknya debu. Selain itu, sebuah mekanisme anti debu akan menggetarkan sensor dalam kecepatan tinggi setiap kamera dimatikan.

Pemrosesan gambar mendapatkan dukungan besar dalam bentuk kekuatan dan kecepatan melalui hadirnya mesin proses gambar BIONZâ„¢.

Alpha 900α900 memberikan pemrosesan gambar secepat mungkin dimana kedua prosesornya bekerja secara parallel untuk memproses data dalam jumlah besar yang dihasilkan oleh sensor 24.6-megapixel, terutama pada saat mengambil gambar dengan rata-rata 5 frame per detik secara terus menerus. Kedua prosesor BIONZ yang dioptimalkan untuk α900 dan bekerjasama dengan sensor gambar ini bekerja untuk memberikan reproduksi warna yang natural, kaya dengan tone, dan juga memiliki resolusi tinggi dengan noise rendah. D-Range Optimizer (termasuk mode Advanced yang menawarkan 5 tingkat optimalisasi untuk mendapatkan kontrol yang lebih baik) mengatur exposure dan tone untuk mendapatkan gambar-gambar yang lebih terlihat alami dan memiliki exposure seimbang meskipun diambil membelakangi cahaya.

“Semenjak meluncurkan seri α, Sony terus berinovasi di bidang Digital SLR dengan menawarkan kepada para photographer teknologi yang memimpin industry ini dengan kualitas yang tidak ada bandingannya. Dengan α900, kami telah menggabungkan resolusi dan teknologi yang canggih, serta kecepatan dalam bentuk35mm full-frame,” ucap  Mr. Kazuo Sawachi, General Manager, Marketing Division Head, PT Sony Indonesia “Kami yakin para photographer akan merasa puas dengan perspektif dan sudut-sudut pandang yang lebih lebar yang tersedia hanya dengan sensor35mm full-frame”.

Optical Viewfinder berukuran besar, Intelligent Preview, dan Pilihan Creative Style

Untuk memenuhi keinginan para photographer yang ingin mengambil gambar persis sama dengan apa yang mereka lihat, α900 tidak membuang-buang waktu untuk mengimplementasikan sebuah viewfinder berukuran besar yang terang dan 100% optikal. Kaca optikal pentaprisma berkualitas tinggi dan sebuah lensa condenser berkekuatan tinggi yang dimiliki α900 memberikan penerangan gambar dengan magnifikasi sekitar 0.74x. Sebuah kaca dengan index refraktif tinggi pada lobang mata dan lensa-lensa condenser dapat menghilangkan distorsi, sementara lapisan-lapisan anti pantulan cahaya membantu mencegah efek ghosting. Sebagai tambahan α900 kini menerima layar-layar focusing berkualitas tinggi yang dapat ditukar-tukar oleh penggunanya.

Untuk pertama kalinya, α900 memiliki fungsi Intelligent Preview yang memungkinkan penggunanya untuk mengambil gambar, menyimpannya ke dalam memori internal, dan mensimulasikan efek-efek dari beragam pengaturan kamera seperti exposure, white balance, dan D-Range Optimizer. Pada saat pengaturannya berubah, penggunanya dapat mempreview hasil photonya pada layar monitor Xtra Fine LCD 921.600-dot sebesar 3 inci.

Untuk mengambil gambar dengan menggunakan pengaturan, penggunanya dapat dengan mudah menekan tombol untuk mengambil gambar atau tombol shutter. Intelligent Preview menawarkan metode yang mudah dan hemat waktu untuk memperbaiki pengaturan gambar sebelum gambar diambil. Selain itu, fitur ini jauh lebih bagus jika dibandingkan dengan fungsi preview tradisional seperti depth of field.

Pilihan Creative Style pada α900 kini memiliki 13 gaya gambar, dimana kesemuanya bisa diatur sesuai keinginan artistik penggunanya. Pengaturan parameter pada α900 termasuk untuk kontras, saturasi, ketajaman, keterangan, dan zone matching.

Dual-cross 9-point AF Sensor System, Performa yang Kuat dan Ringan serta PhotoTV HD

Sebuah sistem sensor AF 9-point center dual-cross yang baru dikembangkan digunakan pada α900, dimana 2 sensor yang terpasang secara cross-type digunakan sebagai pusat titik AF. Hasilnya adalah autofocus cepat dan akurat di situasi minim cahaya dan rendah kontras.

Sebuah sensor F2.8 juga ditambahkan pada pusat bingkai untuk meningkatkan tingkat keakuratan pada saat mengambil gambar menggunakan F2.8 atau dengan lensa yang memiliki aperture lebih besar. Sebagai tambahan, 10 sensor AF tambahan yang tidak terlihat akan membantu pendeteksian subyek pada saat mode Wide Area AF terpilih untuk digunakan. Jarak pendeteksian diluar fokus dan algoritma pendeteksian juga telah ditingkatkan untuk mengurangi waktu mencari fokus agar pemfokusan dapat dilakukan dengan lebih cepat dan lebih halus.

Untuk performa yang kuat dan dapat diandalkan, α900 memiliki bagian depan, belakang, dan atas yang terbuat dari bahan magnesium alloy yang kuat dan ringan. Tombol-tombol, terminal, viewfinder, dan komponen sensitif lainnya terlindungi dari debu dan kelembaban berkat adanya segel karet. Sekitar 880 gambar dapat diambil melalui sekali pengisian baterai NP-FM500H InfoLithium. α900 memiliki dua slot memory untuk Memory Stick Duo™ dan CompactFlash®. Kartu UDMA juga dapat digunakan pada α900. Tampilan informasi Quick Navi memungkinkan penggunanya untuk beralih antara kedua slot ini dengan cepat. Sebagai tambahan, vertical grip VG-C90AM yang dijual terpisah menerima dua baterai dan memiliki kekuatan konstruksi magnesium alloy yang kuat namun ringan, tahan debu dan kelembaban seperti body α900.

Dengan PhotoTV HD, pengguna dapat dengan mudah menikmati foto-fotonya dalam High Definition pada BRAVIA HDTV yang kompatibel menggunakan kabel HDMI. α900 sanggup merekam gambar baik dengan rasio 3:2 ataupun 16:9 widescreen. Fungsi Intelligence Preview yang baru dapat digunakan pada saat kamera sedang tersambung ke HDTV.

α900 akan tersedia di Indonesia mulai bulan  November 2008.