Hadapi Banjir, BNPB Serahkan Mobil Rescue Kepada 15 Provinsi
Saturday, 20 February 2010 13:22
Written by nvl
BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) menyalurkan bantuan kendaraan rescue ke 15 provinsi hak ini dilakukan dalam rangka mendukung upaya penanggulangan bencana yang akhir akhir ini sering melanda indoneisa.
Hadir dalam acara penyerahan bantuan ini Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana DR. Syamsul Maarif,M.Si, yang didampingi oleh Deputi Bidang Logistik dan Peralatan BNPB Samidjan penyerahan bantuan berupa 18 unit mobil rescue 38 unit sepeda motor trail dan 18 unit trailer kepada 15 Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi,Satuan Reaksi Cepat Penganggulangan Bencana (SRC PB)wilayah timur dan barat serta Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Kementrian Energi ,Sumber Daya dan Mineral.Hadir juga para pejabat pemerintah provinsi dan pejabat eselon I dan II BNPB .
Ke 15 BPBD yang menerima secara simbolis diwakili oleh Pemda Sumut dan Badan Vulkanologi ESDM Indonesia. Yang diberikan secara langsung oleh Kepada BNPB, DR. Syamsul Ma'arif .
Menurut DR.Syamsul Maarif ,tujuan dari pemberian bantuan ini adalah untuk membantu pemerintah daerah dalam melakukan tindakan tindakan yang cepat tanggap darurat di daerah yang terkena bencana ,Kabupaten dan
kota menjadi garda terdepan sehingga wajar mendapat prioritas. Ini harus bisa diperhatikan oleh Pemda karena kemandirian pemerintah daerah sangat diharapkan.
Menurut Samidjan selaku Deputi bidang logistik dan peralatan menyampaikan bahwa BNPB menyalurkan bantuan ke 15 BPBD dan 1 untuk Pusat Vulakanologi atas proses analisa dengan koordinasi BPBD provinsi yang punya tingkat kerawanan tinggi dan punya BPBD.
Secara simbolis pemda Sumut dan Pusat Vulkanologi yang tampak dihadiri oleh BNPB Jawa Tengah dan beberapa lagi lainnya. Masing-masing memperoleh 2 unit motor trail, 1 unit mobil rescue dan 1 unit trailer kepada NAD, Sumut, Bengkulu, Lampung, Jabar, Jateng, DiY, Jatim, NTB, NTT, SulseL, Sulteng, Sulut, Maluku, Papua Barat, SRC-PB Wilayah Timur, SRC-PB Wilayah Barat dan Pusat Vulcanologi dan Mitigasi Bencana Geologi,Kementerian ESDM.
Kepala BNPB menyatakan bahwa untuk SumBar saja ada 5 Milyar untuk satu provinsi sementara Bandung 90 Mlyar. Dalam rangka bantuan ini diharapkan BPBD dituntut untuk eksis walau masih mendapatkan stimulus dari pusat tapi suatu saat dapat ditambah lagi apalagi masih butuh alat komunikasi sehingga tiap orang dapat menggunakan telpon satelit di daerah terpencil.
"Prioritas 2010 ada 3,5 Trilyun dana cadangan seluruh
Indonesia dibandingkan dengan nilai kerusakan 6-7 trilyun dan dana tanggap darurat butuh 400 milyar per tahun," lanjut Syamsul .
Sementara itu untuk daerah Gempa yang tidak bisa diprediksi mendapat diprioritas dibandingkan dengan banjir yang bisa diprediksi.